A. Klasifikasi sumber daya alam dan lingkungan
Sumber daya alam terbentuk karena energi
alam seperti udara, tanah, air, mineral, bentang alam, gas, angin, dan
lain-lain ( Kaligis:1986 ). Jadi, Sumber daya alam adalah sebuah potensi sumber
daya alam yang terkandung kedalam bumi, air, dan udara yang mana dapat
digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.Lingkungan juga termasuk
sumber daya alam karena lingkungan adalah sebuah kesatuan tempat dari sumber
daya alam tersebut.
SDA dapat digolongkan menjadi beberapa macam. Berikut ini
akan disajikan beberapa penggolongan SDA berdasarkan pada sifat, potensi dan
jenisnya (Pratiwi dkk, 2000).
1.
Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu
sebagai berikut :
a. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui
Sumber daya alam
yang dapat diperbarui adalah sumber daya
yang dapat diperbarui oleh
lingkungan dalam waktu yang relatif cepat. Jenis sumber daya ini yang banyak
diinginkan karena sering pembaharuan. Contoh: hewan, tumbuhan,air, tanah, dan lain-lain.
b. Sumberdayaalamtidak
dapat diperbarui
Sumber daya alam
tidak dapat diperbarui adalah sumber daya yang tidak mudah diperbaharui oleh
lingkungan.Sumber daya ini sangat membutuhkan waktu beratus-ratus tahun untuk
dapat pembaharuan. Contoh: minyak, gas, batubara, dan lain-lain.
2. Berdasarkan
potensinya
a. Sumber
daya material
Sumber
daya materi adalah aset yang dimanfaatkan oleh masyarakat dengan
sebaik-baiknya. Contoh: perlengkapan pembangunan, kayu, batu, emas, tembaga,
dll.
b. Sumber
daya energy
Sumber
daya energy secara umum didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat
digunakan sebagai sebuah sumber energi. Contoh: minyak, gas, batubara, air,
dll.
c. Sumber
daya ruang
Sumber
daya ruang adalah ruang bebas untuk bergerak. Contoh: arena bermain.
3. Berdasarkan jenisnya
a. Sumber
daya abiotik
Sumber daya alam non-hayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya
alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya: bahan tambang, tanah, air, dan
kincir angin.
b. Sumber daya alam hayati (biotik); disebut juga sumber daya alam yang berupa
mahkluk hidup. Misalnya : hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.
B. Konsep-konsep pengelolaan sumber daya alam
Adapun
pengelolaan sumber daya alam yaitu pengelolaan sumber daya alam berdasarkan
prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam
berdasarkan prinsip mengurangi, dan pengelolaan sumber daya alam berdasarkan
prinsip daur ulang.
1. Pengelolaan sumber daya
alam berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
Pengelolaan
sumber daya alam harus hati-hati. Pada prinsipnya, berwawasan lingkungan dan
berkelanjutan agar tetap terjaga kelestariannya .sumber daya alam perlu di
lestarikan supaya dapat mendukung kehidupan mahkluk hidup. Bila sumber daya
alam rusak atau musnah, kehidupan bisa terganggu.Beberapa hal yang dapat
diusahakan untuk menjaga kelestarian daya alam adalah sebagai berikut.
a. Penghijauan dan reboisasi
Usaha
penghijauan dan reboisasi hutan dapat menjaga rusaknya lingkungan yang
berhubungan dengan air, tanah, danudara.
b. Sengkedan
Untuk mencegah erosi dan menjaga kesuburan tanah, pada tanah yang
berbukit – bukit atau tanah miring dibuat sengkedan / tera sering. Tujuanya adalah
agar pada waktu hujan air banyak meresap kedalam tanah.
c. Pengembangan daerah aliran sungai
Daerah aliran sungai (DAS) merupakan daerah peka terhadap
kerusakan dan pencemaran, karena seringya terjadi pengikisan lapisan tanah oleh
arus sungai. Untuk itu perlu pengendalian khusus bagi daerah ini. Cara
pengendalian daerah aliran sungai, antara lain sebagai berikut.
1) Tindakan
tegas terhadap perusak lingkungan sesuai UU No. 4 Tahun 1982, tentang ketentuan
– ketentuan pokok pengelolaan Lingkungan Hidup.
2)
Mengadakan penghijauan dan reboisasihutan di sekitar daerah aliran sungai.
Tujuannya mengatur,menyimpan air, dan mencegah pendangkalan sungai.
3) membuat
bendungan-bendungan dan saluran irigasi yang teratur.
c.Pengelolaan air Limbah
Sumber air limbah dapat berasal dari rumah tangga, industri, dan
pabrik.Air limbah yang dibuang ke tanah bisa merembes, masuk ke tanah dan
bercampurdengan air tanah.
e.
Penertiban pembungan sampah
Sampah dapat menimbulkan permasalahan,seperti sarang penyakit,
menimbulkan bau busuk, dan menggangu pandangan mata. Oleh sebabitu, buanglah
sampah pada tempat yang ditentukan.Jangan membuang sampah di sembarang
tempat.Tempat penimbunan sampah yang terakhir jangan sampai menggangu
lingkungan kehidupan. Disamping itu , perlu dipikirkan pula cara pemusnahan
sampahnya.
2.
Pengelolaaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Mengurangi
Guna memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memerlukan berbagai
sumber daya alam.Baik sumber alam yang bersifat hasil tambang, energi, maupun
hayati. Dalam mengambil sumber daya alam jangan diambil semuanya(dihabiskan),
tetapi berprinsip mengurangi saja, pengambilan yang dihabiskan akan merusak
lingkungan dan mengganggu ekosistem lingkungan.
Sumber daya alam mempunyai sifat saling bergantung satu sama lain.
Dengan demikian suatu tindakan terhadap suatu sumber daya alam efeknya akan
terasa pada sumber daya alam yang lain. Rusaknya hutan akan mempengaruhi
ekosistem, sehingga dapat menyebabkan terjadinya erosi, banir, kekeringan dan
sebagainya.
3.
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Dengan teknologi maju, manusia dapat memanfatkan sampah untuk
dijadikan kertas ataupun pupuk organis.Sampah-sampah yang berasal dari organik
dapat diproses menjadi pupul organik dan digunakanuntukmemupuktanah.
C. Masalah kependudukan dan lingkungan
1. Masalah kependudukan
Negara Indonesia yang memiliki semua
sumber daya alam maupun sumber daya manusia sepertinya belum muncul ke
permukaan 100%, masih banyak yang belum tergali, sehingga Negara Indonesia
terkesan lambat dalam proses pembangunannya. Dengan jumlah penduduk yang terus
meningkat setiap tahunnya, Negara Indonesia belum mampu menyejahterakan semua
penduduknya. Berbagai dampak atas banyaknya penduduk yang belum sejahtera akan
mengakibatkan berbagai persoalan yang berhubungan dengan kependudukan. Adapun
masalah-masalah kependudukan yang dialami oleh Indonesia antara lain :
o Berdasarkan Kuantitas Penduduk di Indonesia :
a.)
Pertumbuhan Penduduk
Penduduk
adalah semua warga negara baik warga negara sendiri maupun warga negara asing
yang tercatat dalam suatu wilayah negara dengan tujuan untuk menetap di wilayah
tersebut.Pertumbuhan penduduk adalah bertambah atau berkurangnya jumlah
penduduk suatu daerah.Pertumbuhan penduduk digolongkan menjadi tiga kriteria,
yaitu pertumbuhan penduduk rendah yaitu < 1% per tahun, pertumbuhan penduduk
sedang yaitu antara 1%-2% per tahun, pertumbuhan penduduk tinggi yaitu > 2%
per tahun.
b.)
Angka kelahiran dan kematian
Tingkat kelahiran (fertilitas)
adalah tingkat kelahiran bayi pada suatu periode tertentu. Kelahiran merupakan salah
satu unsure kependudukan yang bersifat menambah jumlah penduduk.
Tingkat kematian (mortalitas)
merupakan pengurangan jumlah penduduk pada periode tertentu yang disebabkan oleh
factor kematian. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk.
c.)
Kepadatan Penduduk
Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk
dibandingkan luas wilayah pada suatu tempat, yaitu jumlah penduduk tiap satu km2
atau tiap satu mil.Faktor yang memengaruhi kepadatan suatu wilayah adalah
tingkat kelahiran tinggi, keadaan tanah yang subur, relief yang baik, keadaan
air yang baik, dekat dengan pusat pemerintahan, pusat pendidikan, dan pusat
kegiatan ekonomi.
d.)
Rasio jenis kelamin dan beban
ketergantungan
*Rasio
jenis kelamin
Perbandingan jenis kelamin adalah
perbandingan antara banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk
perempuan pada suatu daerah dalam waktu tertentu.
*Rasio beban ketergantungan
Angka ketergantungan adalah angka
yang menunjukkan perbandingan antara jumlah penduduk yang belum produktif dan
tidak produktif dengan jumlah penduduk produktif. Kelompok usia belum produktif
yaitu usia 0-14 tahun, kelompok usia tidak produktif yaitu usia 65 tahun ke
atas sedang kelompok usia produktif yaituusia 15-64 tahun.
e.)
Angka Usia Harapan Hidup
Usia harapan hidup adalah rata-rata
umur penduduk yang dihitung sejak kelahiran hingga mati. Angka harapan hidup
antara wilayah satu dengan wilayah lainnya berbeda, hal ini disebabkan karena
keadaan penduduk, kebijaksanaan peningkatan pelayanan kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat dalam membiasakan diri untuk hidup sehat.Contoh: Angka
harapan hidup waktu lahir penduduk Indonesia tahun 2003 adalah 68 tahun.
Artinya, penduduk yang dilahirkan sekitar tahun 2003 memiliki rata-rata harapan
hidup selama 68 tahun.
f.)
Migrasi
Migrasi adalah gerak penduduk dari suatu
wilayah menuju wilayah lain dengan tujuan menetap. Berdasarkan daerah
tujuannya. Migrasi dibedakan menjadi:
1.
Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara
lain atau antarnegara.
2.
Migrasi nasional adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain
dalam satu Negara.
g.) Persebaran Penduduk Tidak Merata
Persebaran penduduk di Indonesia tidak
merata baik persebaran antar pulau, propinsi,kabupaten maupun antara perkotaan
dan pedesaan. Persebaran penduduk antara kota dan desa juga mengalami
ketidakseimbangan. Perpindahan penduduk dari desa ke kota di Indonesia terus
mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Contohnya , Pulau Jawa dan Madura
yang luasnya hanya ±7% dari seluruh wilayah daratan Indonesia,
dihunilebihkurang 60% penduduk Indonesia.
o
BerdasarkanKualitasPenduduk
di Indonesia
a.) Masalah Tingkat Pendidikan
Keadaan penduduk di negara-negara yang sedang
berkembang tingkat pendidikannya relatif lebih rendah dibandingkan penduduk di
negara-negara maju, demikian juga dengan tingkat pendidikan penduduk
Indonesia.Rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia dapat disebabkan
oleh:
*Tingkat
kesadaran masyarakat untuk bersekolah rendah.
*Besarnya
anak usia sekolah yang tidak seimbang dengan penyediaan sarana pendidikan.
*Pendapatanperkapitapenduduk
di Indonesia rendah.
b.)
MasalahKesehatan
Tingkat kesehatan suatu negara umumnya
dilihat dari besar kecilnya angka kematian, karena kematian erat kaitannya
dengan kualitas kesehatan. Kualitas kesehatan yang rendah umumnya disebabkan:
*Kurangnya
sarana dan pelayanan kesehatan.
*Kurangnya
air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
*Kurangnya
pengetahuan tentang kesehatan.
*Gizi
yang rendah.
*Penyakit
menular.
*Lingkungan
yang tidak sehat (lingkungan kumuh).
c.) Masalah Tingkat Penghasilan/Pendapatan
Tingkat penghasilan/pendapatan suatu
negara biasanya diukur dari pendapatan per kapita, yaitu jumlah pendapatan
rata-rata penduduk dalam suatu negara. Negara-negara berkembang umumnya
mempunyai pendapatan per kapita rendah, hal ini disebabkan oleh:
*Pendidikan
masyarakat rendah, tidak banyak tenaga ahli, dan lain-lain.
*Jumlah
penduduk banyak.
*Besarnya
angka ketergantungan
d.)
Kemiskinan
Kemiskinan merupakan ketidakmampuan
seseorang untuk memenuhi kebutuhan materiil dasar berdasarkan standar
tertentu.Adapun standar ini lebih dikenal dengan garis kemiskinan, yaitu
tingkat pengeluaran atas kebutuhan pokok yang meliputi sandang, pangan, papan
secara layak.
e.)
Pengangguran
Rendahnya tingkat kesehatan penduduk dan
tingginya angka kekurangan gizi masyarakat, secara umum dapat berdampak pada
rendahnya daya pikir dan kemampuan kerja penduduk.Oleh sebab itulah pada
sebagian besar negara-negara berkembang dan negaranegara miskin, kualitas
SDM-nya masih rendah, baik dalam pengetahuan maupun keterampilan.Hal itulah
yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengangguran.penyebab
tingginya angka pengangguran adalah rendahnya kualitas pendidikan penduduk dan
tingginya kuantitas penduduk.
2. Masalah lingkungan hidup
Lingkungan hidup adalah kesatuan semua makhluk hidup
di alam yang ada di bumi atau bagian dari bumi yang berfungsi secara alami
tanpa campur tangan manusia yang berlebiahan.Masalah lingkugan hidup bukan
persoalan salah satu negara saja, tapi sudah menjadi tanggung jawab seluruh
bangsa dan Negara.
o Faktor alam
1. Ledakan gunung
Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas
vulkanisme yang di tandai dengan adanya ledakan, geataran, dan muntahan
material yang dari gunung seperti batuan, kerikil pasir yang dapat menimpa
peumahan, pertanian dan hutan. Letusan gunung berapi dapat menyebabkan
terganggunya pernapasan, pemandangan yang gelap dan lingkungan kotor, bahkan
dapat mematikan apa saja yang di laluinya seperti makhluk hidup juga mengancam
keselamatan makhluk hidup yang berada di sekitar gunung berapi. Beberapa gunung
berapi yang sering meletus di Indonesia seperti gunung merapi, krakatau
,kerinci, semerudll.
2.Gempa
Bumi
Gempa bumi merupakan getaran yang di rasakan
permukaan bumi akibat adanya kekuatan dari dalam bumi berupa aktivitas
tektonisme, vulkanisme, dan runtuhan bagian lapisan bumi.Gempa bumi dapat
menyebabkan kerurasan jalan dan bangunan, tanah longsor rusaknya tanggul
benndungan bahkan dapt menyebabkan terjadinya tsunami.
3.
Angin
Topan
Angin topan adalah angin yang berhembus dengan
kecepatan tinggi lebih dari 100 km/jam.Tapi jika angin tersebut di sertai hujan
disebut badai.Angin topan dapat menyebabkan kerusakan rumah, area pertanian,
perkebunan dan hutan.Membahayakan kegiatan penerbangan.
o
Faktormanusia
1.
Banjir
Banjir merupakan genangan air yng
meliputi daerah yang cukup luas akibat sungai yang tak mampu lagi membendung
debit air. Banjir dapat menyebabkan rusaknya saluran irigasi, jembatan , jalan
raya, jalan kereta, rumah penduduk dan area pertanian.
2. Tanah longsor
Tanah longsor adalah lereng atu lahan
yang kemiringannya melampaui 20 derajat.Umumnya memiliki kecendrungan untuk
longsor.Tanah longsor dapat disebakan oleh gempa bumi, hujan deras,
penggundulan hutan bahkan faktor manusia.
3. Kebakaran hutan
Berdasarkan beberapa hasil penelitian
menunjukan bahwa penyebab utama kebakaran hutan adalh faktor manusia yang berawal
dari kegiatan atau permasalahan seperti penduduk seteempat yang
berpindah-pindah, hak pengusahaan hutan untuk industri kayu maupun perekebunan
kelapa sawit, adanya konflik antara pra pemilik modal industri perkayuan maupun
pertambangan dengan penduduk asli yang merasa kepemilikan adat mereka atas
lahan, hutan dan tanah yang di kuasai oleh para investor yang di beri
pengesahan melaui hukum positif Negara. Akibatnya kekesalan masyarakat
dilampiasakan dengan melakukan pembakaran hutan demi mempertahankan lahan yang
telah mereka miliki secara turun temurun.
4. pencemaran
lingkungan
Pencemaran lingkungan adalah masuknya
limbah hasil kegiatan manusia kedalam suatu wilayah tertentu, sehingga kualitas
lingkungan wilayah tersebut menjadi berubah dan tidak sesuai lagi dengan
peruntukannya. Pencemaran lingkungan terbagi menjadi:
·
Pencemaran air
dapat terjadi karena pengunaa zat-zat kimia yang berlebihan, seperti pestisida
dan isektisida. Pembuanagn samah sisa industry juga dapat mencemari air. Begitu
pula kebocoran dan tabrakan kapal-kapal tangker di laut dapat menyebabkan
tumpahnya minyak ke laut.
·
Pencemaran
tanah. Banyak peristiwa yang dapat menyebabkan pencemaran tanah sehingga tanah
tidak dapat digunakan untuk area pertanian , kehutanan maupun tempat tinggal.
Pencemaran tanah terjadi karena pembuangan bahan-bahan yang berbahaya seperti
racun, nuklir dll. Pengambilan hasil tambang yang berlebihan, pengambilan air
tanah yang berlebihan, pembuangan sampah anorganik yang sulit diuraikan seperti
plastik, botol dan kaleng.
·
Pencemaran udara
yaitu dari pabrik-pabrik asap kendaraan dan dapur rumah tangga menyebabkan
timbulnya masalah penecemaran udara yakni adanya asap dan gas yang keluar
mengotori udara.
D. Prinsipdanusahapelestarian sumber daya alam dan
lingkungan
1.
PrinsipPelestarianSumberDaya
Alam dan Lingkungan Hidup
Prinsip
hukum pelestarian fungsi lingkungan hidup, secara teoritis-idealistis adalah
sebuah prinsip yang menghendaki upaya-upaya konkret dilapangan untuk mewujudkan
eksistensi kelestarian fungsi lingkungan hidup secara terus-menerus dari
ancaman pencemaran atau kerusakan dari ancaman pencemaran atau kerusakan akibat
kelalaian yang dilakukan oleh pelaku usaha atau kegiatan. Idealisme yang
melandasi prinsip ini pada intinya adalah proses atau cara yang tepat untuk
melakuan beragam upaya untuk mempertahankan kelestarian fungsi lingkungan
hidup.
Landasan
penerapan prinsip hukum pelestarian fungsi lingkungan hidup tersebut merujuk
pada ketentuan:
a)
Pasal 6 ayat (1)
Undang Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPLH) yang menyebutkan bahwa :
“setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta
mencegah dan menanggulangi pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup”.
b)
Pasal 14 ayat
(1) UUPLH menegaskan pula bahwa : “Untuk menjamin pelestarian fungsi lingkungan
hidup, setiap usaha dan/atau kegiatan dilarang melanggar baku mutu dan kriteria
baku kerusakan lingkungan hidup”.
c)
Pasal 21 ayat
(1) Undang-Undang nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian, bahwa: “Perusahaan
industri wajib melaksanakan upaya keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam
serta pencegahan timbulnya kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup akibat
kegiatan industri yang dilakukan”.
2.
Usaha
Pelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
Untuk menjaga sumber daya alam dan lingkungan,
kita harus mencegah kegiatan yang dapat merusak kelestariannya. Ada
beberapausahauntukmenjagakelestariannya, antara lain:
a.) Melakukankonservasi
Konservasi adalah mengurangi pemakaian sumber
daya alam dan memperlakukannya berdasarkan hukum alam untuk menjaga
keberadaannya dalam waktu yang panjang. Berikut adalah contoh-contoh
konservasiyang ada di Indonesia:
·
Suaka Margasatwa/SM adalah
salah satu dari daerah hutan suaka alam yangtujuannya sebagai tempat
perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah. Contohnya : SM. Gunung
Rinjani di Lombok - NTB : 40.000 hektar.
·
Cagar Alam/CA adalah adalah
hutan suaka alam yang berhubungan dengan keadaan alam yang khas termasuk alam
hewani dan alam nabati yang perlu dilindungi untuk kepentingan ilmu pengetahuan
dan kebudayaan. contohnya : CA. Nusakambangan Barat di Cilacap - Jawa Tengah :
928 hektar.
·
Taman Nasional/TN adalah daerah
yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan
sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi. contohnya: TN.
Kepulauan Seribu di Jakarta.
b.) Kembali ke 4R
·
Reduce
(pengurangan)
Pengurangan adalah kegiatan mengurangi
pemakaian suatu barang atau pola perilaku manusia yang dapat mengurangi
produksi sampah, serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan.Contohnya
adalah mengurangi penggunaan barang-barang yang tidak bisa didaur ulang, dll.
·
Reuse
(penggunaan kembali)
Penggunaan kembali adalah kegiatan
menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai.Contohnya adalah
menggunakan kembali botol bekas yang masih layak untuk tempat minum, dll.
·
Recycle (mendaur
ulang)
Mendaur ulang adalah kegiatan mengolah
kembali. Pada prinsipnya, kegiatan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara
mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah
memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos,
memanfaatkan barang bekas untuk dibuat kerajinan, dll.
·
Replace
(penggantian)
Penggantian adalah kegiatan untuk
mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alternative yang sifatnya
lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali.Upaya ini dinilai dapat
mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah.Contohnya adalah
mengubah penggunaan kertas tisu dengan sapu tangan, dll.
c.) Menggunakan energi alternative
Energialternatif adalah energi yang
dihasilkan dari materi-matei yang sudah tidak digunakan secara luas. Ada
beberapa energialternatif yang sedang dilakukan oleh individu atau pemerintah
seperti berikut:
·
Tenaga Nuklir
Pendirian tenaga nuklir sangat banyak
diprotes oleh masyarakat, namun sebenarnya proses reaksi nuklir terkendali bisa
menjadi potensi yang besar bagi sumber energi alternatif listrik. Proses nuklir
tersebut disebut reaksi fisi. Pada pembangkit listrik tenaga nuklir, panas yang
dihasilkan oleh reaksi fisi digunakan untuk menguapkan air.Uap yang dihasilkan
kemudian digunakan untuk menggerakkan generator yang kemudian menghasilkan
listrik. Survei yang dilakukan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa sekitar 14%
pasokan listrik dunia dipenuhi oleh pembangkit listrik tenaga nuklir.
·
Biomassa
Biomasa adalah bahan organik yang
dihasilkan melalui proses fotosintetik, baik berupa produk maupun berupa
buangan. Contoh biomassa antara lain adalah tanaman, pepohonan, rumput, ubi,
limbah pertanian, limbah hutan, tinja, dan kotoran ternak. Biomassa juga sering
digunakan untuk bahan pangan, pakan ternak, minyak nabati, bahan bangunan dan
sebagainya, biomassa juga digunakan sebagai sumber energi atau bahan
bakar.Kelebihan sumber energi alternatif merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui
(renewable), sehingga dapat menyediakan sumber energi secara berkesinambungan
(suistainable). Sekitar 0,5 listrik di Amerika Serikat tercatat dihasilkan dari
energi biomassa.
·
Tenaga air
Tenaga air adalah energi yang diperoleh
dari air yang mengalir.Pada dasarnya, air di seluruh permukaan Bumi ini
bergerak atau mengalir.Tenaga air yang memanfaat kangerakan air biasanya didapat
dari sungai yang dibendung. Pada bagian bawah bendungan tersebut terdapa tlubang-lubang
saluran air.
Padalubang-lubang
itu terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air
menjadi energi mekanik yang dapat menggerakan generator listrik.
Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air
disebut hydroelectric.Tenaga air merupakan
sumber energi terbarukan sekaligus ramahlingkungan karena tidak menghasilkan limbah.

No comments
Post a Comment