SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN

A.     Klasifikasi sumber daya alam dan lingkungan Sumber daya alam terbentuk karena energi alam seperti udara, tanah, air, mineral, be... thumbnail 1 summary
A.    Klasifikasi sumber daya alam dan lingkungan
Sumber daya alam terbentuk karena energi alam seperti udara, tanah, air, mineral, bentang alam, gas, angin, dan lain-lain ( Kaligis:1986 ). Jadi, Sumber daya alam adalah sebuah potensi sumber daya alam yang terkandung kedalam bumi, air, dan udara yang mana dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.Lingkungan juga termasuk sumber daya alam karena lingkungan adalah sebuah kesatuan tempat dari sumber daya alam tersebut.

SDA dapat digolongkan menjadi beberapa macam. Berikut ini akan disajikan beberapa penggolongan SDA berdasarkan pada sifat, potensi dan jenisnya (Pratiwi dkk, 2000).

1.      Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :
a.       Sumber daya alam yang dapat diperbaharui
Sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah sumber daya  yang  dapat diperbarui oleh lingkungan dalam waktu yang relatif cepat. Jenis sumber daya ini yang banyak diinginkan karena sering pembaharuan. Contoh: hewan, tumbuhan,air, tanah, dan lain-lain.

b.      Sumberdayaalamtidak dapat diperbarui

Sumber daya alam tidak dapat diperbarui adalah sumber daya yang tidak mudah diperbaharui oleh lingkungan.Sumber daya ini sangat membutuhkan waktu beratus-ratus tahun untuk dapat pembaharuan. Contoh: minyak, gas, batubara, dan lain-lain.

2. Berdasarkan potensinya
a.       Sumber daya material
Sumber daya materi adalah aset yang dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya. Contoh: perlengkapan pembangunan, kayu, batu, emas, tembaga, dll.
b.      Sumber daya energy
Sumber daya energy secara umum didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai sebuah sumber energi. Contoh: minyak, gas, batubara, air, dll.
c.       Sumber daya ruang
Sumber daya ruang adalah ruang bebas untuk bergerak. Contoh: arena bermain.



3.      Berdasarkan jenisnya
a.       Sumber daya abiotik
Sumber daya alam non-hayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya: bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.
b.      Sumber daya alam hayati (biotik); disebut juga sumber daya alam yang berupa mahkluk hidup. Misalnya : hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.

B.     Konsep-konsep pengelolaan sumber daya alam

Adapun pengelolaan sumber daya alam yaitu pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip mengurangi, dan pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip daur ulang.

1. Pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
Pengelolaan sumber daya alam harus hati-hati. Pada prinsipnya, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan agar tetap terjaga kelestariannya .sumber daya alam perlu di lestarikan supaya dapat mendukung kehidupan mahkluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah, kehidupan bisa terganggu.Beberapa hal yang dapat diusahakan untuk menjaga kelestarian daya alam adalah sebagai berikut.
a. Penghijauan dan reboisasi

Usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat menjaga rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah, danudara.

b. Sengkedan
Untuk mencegah erosi dan menjaga kesuburan tanah, pada tanah yang berbukit – bukit atau tanah miring dibuat sengkedan / tera sering. Tujuanya adalah agar pada waktu hujan air banyak meresap kedalam tanah.

c. Pengembangan daerah aliran sungai
Daerah aliran sungai (DAS) merupakan daerah peka terhadap kerusakan dan pencemaran, karena seringya terjadi pengikisan lapisan tanah oleh arus sungai. Untuk itu perlu pengendalian khusus bagi daerah ini. Cara pengendalian daerah aliran sungai, antara lain sebagai berikut.
1) Tindakan tegas terhadap perusak lingkungan sesuai UU No. 4 Tahun 1982, tentang ketentuan – ketentuan pokok pengelolaan Lingkungan Hidup.
2) Mengadakan penghijauan dan reboisasihutan di sekitar daerah aliran sungai. Tujuannya mengatur,menyimpan air, dan mencegah pendangkalan sungai.
3) membuat bendungan-bendungan dan saluran irigasi yang teratur.

c.Pengelolaan air Limbah
Sumber air limbah dapat berasal dari rumah tangga, industri, dan pabrik.Air limbah yang dibuang ke tanah bisa merembes, masuk ke tanah dan bercampurdengan air tanah.

e. Penertiban pembungan sampah
Sampah dapat menimbulkan permasalahan,seperti sarang penyakit, menimbulkan bau busuk, dan menggangu pandangan mata. Oleh sebabitu, buanglah sampah pada tempat yang ditentukan.Jangan membuang sampah di sembarang tempat.Tempat penimbunan sampah yang terakhir jangan sampai menggangu lingkungan kehidupan. Disamping itu , perlu dipikirkan pula cara pemusnahan sampahnya.

2. Pengelolaaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Mengurangi

Guna memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memerlukan berbagai sumber daya alam.Baik sumber alam yang bersifat hasil tambang, energi, maupun hayati. Dalam mengambil sumber daya alam jangan diambil semuanya(dihabiskan), tetapi berprinsip mengurangi saja, pengambilan yang dihabiskan akan merusak lingkungan dan mengganggu ekosistem lingkungan.
Sumber daya alam mempunyai sifat saling bergantung satu sama lain. Dengan demikian suatu tindakan terhadap suatu sumber daya alam efeknya akan terasa pada sumber daya alam yang lain. Rusaknya hutan akan mempengaruhi ekosistem, sehingga dapat menyebabkan terjadinya erosi, banir, kekeringan dan sebagainya.

3. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Dengan teknologi maju, manusia dapat memanfatkan sampah untuk dijadikan kertas ataupun pupuk organis.Sampah-sampah yang berasal dari organik dapat diproses menjadi pupul organik dan digunakanuntukmemupuktanah.


C.    Masalah kependudukan dan lingkungan

1.      Masalah kependudukan
Negara Indonesia yang memiliki semua sumber daya alam maupun sumber daya manusia sepertinya belum muncul ke permukaan 100%, masih banyak yang belum tergali, sehingga Negara Indonesia terkesan lambat dalam proses pembangunannya. Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya, Negara Indonesia belum mampu menyejahterakan semua penduduknya. Berbagai dampak atas banyaknya penduduk yang belum sejahtera akan mengakibatkan berbagai persoalan yang berhubungan dengan kependudukan. Adapun masalah-masalah kependudukan yang dialami oleh Indonesia antara lain :
o   Berdasarkan Kuantitas Penduduk di Indonesia  :
a.)    Pertumbuhan Penduduk
Penduduk adalah semua warga negara baik warga negara sendiri maupun warga negara asing yang tercatat dalam suatu wilayah negara dengan tujuan untuk menetap di wilayah tersebut.Pertumbuhan penduduk adalah bertambah atau berkurangnya jumlah penduduk suatu daerah.Pertumbuhan penduduk digolongkan menjadi tiga kriteria, yaitu pertumbuhan penduduk rendah yaitu < 1% per tahun, pertumbuhan penduduk sedang yaitu antara 1%-2% per tahun, pertumbuhan penduduk tinggi yaitu > 2% per tahun.


b.)   Angka kelahiran dan kematian

Tingkat kelahiran (fertilitas) adalah tingkat kelahiran bayi pada suatu periode tertentu. Kelahiran merupakan salah satu unsure kependudukan yang bersifat menambah jumlah penduduk.
Tingkat kematian (mortalitas) merupakan pengurangan jumlah penduduk pada periode tertentu yang disebabkan oleh factor kematian. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk.

c.)    Kepadatan Penduduk

Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk dibandingkan luas wilayah pada suatu tempat, yaitu jumlah penduduk tiap satu km2 atau tiap satu mil.Faktor yang memengaruhi kepadatan suatu wilayah adalah tingkat kelahiran tinggi, keadaan tanah yang subur, relief yang baik, keadaan air yang baik, dekat dengan pusat pemerintahan, pusat pendidikan, dan pusat kegiatan ekonomi.

d.)   Rasio jenis kelamin dan beban ketergantungan

*Rasio jenis kelamin
Perbandingan jenis kelamin adalah perbandingan antara banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dalam waktu tertentu.
*Rasio beban ketergantungan
Angka ketergantungan adalah angka yang menunjukkan perbandingan antara jumlah penduduk yang belum produktif dan tidak produktif dengan jumlah penduduk produktif. Kelompok usia belum produktif yaitu usia 0-14 tahun, kelompok usia tidak produktif yaitu usia 65 tahun ke atas sedang kelompok usia produktif yaituusia 15-64 tahun.




e.)    Angka Usia Harapan Hidup

Usia harapan hidup adalah rata-rata umur penduduk yang dihitung sejak kelahiran hingga mati. Angka harapan hidup antara wilayah satu dengan wilayah lainnya berbeda, hal ini disebabkan karena keadaan penduduk, kebijaksanaan peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dalam membiasakan diri untuk hidup sehat.Contoh: Angka harapan hidup waktu lahir penduduk Indonesia tahun 2003 adalah 68 tahun. Artinya, penduduk yang dilahirkan sekitar tahun 2003 memiliki rata-rata harapan hidup selama 68 tahun.

f.)     Migrasi

Migrasi adalah gerak penduduk dari suatu wilayah menuju wilayah lain dengan tujuan menetap. Berdasarkan daerah tujuannya. Migrasi dibedakan menjadi:
1. Migrasi internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain atau antarnegara.
2. Migrasi nasional adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain dalam satu Negara.
g.)    Persebaran Penduduk Tidak Merata
Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata baik persebaran antar pulau, propinsi,kabupaten maupun antara perkotaan dan pedesaan. Persebaran penduduk antara kota dan desa juga mengalami ketidakseimbangan. Perpindahan penduduk dari desa ke kota di Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Contohnya , Pulau Jawa dan Madura yang luasnya hanya ±7% dari seluruh wilayah daratan Indonesia, dihunilebihkurang 60% penduduk Indonesia.


o   BerdasarkanKualitasPenduduk di Indonesia
a.)    Masalah Tingkat Pendidikan
Keadaan penduduk di negara-negara yang sedang berkembang tingkat pendidikannya relatif lebih rendah dibandingkan penduduk di negara-negara maju, demikian juga dengan tingkat pendidikan penduduk Indonesia.Rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia dapat disebabkan oleh:
*Tingkat kesadaran masyarakat untuk bersekolah rendah.
*Besarnya anak usia sekolah yang tidak seimbang dengan penyediaan sarana pendidikan.
*Pendapatanperkapitapenduduk di Indonesia rendah.
b.)   MasalahKesehatan

Tingkat kesehatan suatu negara umumnya dilihat dari besar kecilnya angka kematian, karena kematian erat kaitannya dengan kualitas kesehatan. Kualitas kesehatan yang rendah umumnya disebabkan:
*Kurangnya sarana dan pelayanan kesehatan.
*Kurangnya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
*Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan.
*Gizi yang rendah.
*Penyakit menular.
*Lingkungan yang tidak sehat (lingkungan kumuh).

c.)    Masalah Tingkat Penghasilan/Pendapatan
Tingkat penghasilan/pendapatan suatu negara biasanya diukur dari pendapatan per kapita, yaitu jumlah pendapatan rata-rata penduduk dalam suatu negara. Negara-negara berkembang umumnya mempunyai pendapatan per kapita rendah, hal ini disebabkan oleh:
*Pendidikan masyarakat rendah, tidak banyak tenaga ahli, dan lain-lain.
*Jumlah penduduk banyak.
*Besarnya angka ketergantungan
d.)   Kemiskinan
Kemiskinan merupakan ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan materiil dasar berdasarkan standar tertentu.Adapun standar ini lebih dikenal dengan garis kemiskinan, yaitu tingkat pengeluaran atas kebutuhan pokok yang meliputi sandang, pangan, papan secara layak.

e.)    Pengangguran
Rendahnya tingkat kesehatan penduduk dan tingginya angka kekurangan gizi masyarakat, secara umum dapat berdampak pada rendahnya daya pikir dan kemampuan kerja penduduk.Oleh sebab itulah pada sebagian besar negara-negara berkembang dan negaranegara miskin, kualitas SDM-nya masih rendah, baik dalam pengetahuan maupun keterampilan.Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengangguran.penyebab tingginya angka pengangguran adalah rendahnya kualitas pendidikan penduduk dan tingginya kuantitas penduduk.
2.      Masalah lingkungan hidup

Lingkungan hidup adalah kesatuan semua makhluk hidup di alam yang ada di bumi atau bagian dari bumi yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebiahan.Masalah lingkugan hidup bukan persoalan salah satu negara saja, tapi sudah menjadi tanggung jawab seluruh bangsa dan Negara.
o   Faktor alam
1.      Ledakan gunung

Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas vulkanisme yang di tandai dengan adanya ledakan, geataran, dan muntahan material yang dari gunung seperti batuan, kerikil pasir yang dapat menimpa peumahan, pertanian dan hutan. Letusan gunung berapi dapat menyebabkan terganggunya pernapasan, pemandangan yang gelap dan lingkungan kotor, bahkan dapat mematikan apa saja yang di laluinya seperti makhluk hidup juga mengancam keselamatan makhluk hidup yang berada di sekitar gunung berapi. Beberapa gunung berapi yang sering meletus di Indonesia seperti gunung merapi, krakatau ,kerinci, semerudll.

2.Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan getaran yang di rasakan permukaan bumi akibat adanya kekuatan dari dalam bumi berupa aktivitas tektonisme, vulkanisme, dan runtuhan bagian lapisan bumi.Gempa bumi dapat menyebabkan kerurasan jalan dan bangunan, tanah longsor rusaknya tanggul benndungan bahkan dapt menyebabkan terjadinya tsunami.

3.      Angin Topan
Angin topan adalah angin yang berhembus dengan kecepatan tinggi lebih dari 100 km/jam.Tapi jika angin tersebut di sertai hujan disebut badai.Angin topan dapat menyebabkan kerusakan rumah, area pertanian, perkebunan dan hutan.Membahayakan kegiatan penerbangan.

o   Faktormanusia
1.      Banjir


Banjir merupakan genangan air yng meliputi daerah yang cukup luas akibat sungai yang tak mampu lagi membendung debit air. Banjir dapat menyebabkan rusaknya saluran irigasi, jembatan , jalan raya, jalan kereta, rumah penduduk dan area pertanian.
2.      Tanah longsor
Tanah longsor adalah lereng atu lahan yang kemiringannya melampaui 20 derajat.Umumnya memiliki kecendrungan untuk longsor.Tanah longsor dapat disebakan oleh gempa bumi, hujan deras, penggundulan hutan bahkan faktor manusia.
3.      Kebakaran hutan

Berdasarkan beberapa hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama kebakaran hutan adalh faktor manusia yang berawal dari kegiatan atau permasalahan seperti penduduk seteempat yang berpindah-pindah, hak pengusahaan hutan untuk industri kayu maupun perekebunan kelapa sawit, adanya konflik antara pra pemilik modal industri perkayuan maupun pertambangan dengan penduduk asli yang merasa kepemilikan adat mereka atas lahan, hutan dan tanah yang di kuasai oleh para investor yang di beri pengesahan melaui hukum positif Negara. Akibatnya kekesalan masyarakat dilampiasakan dengan melakukan pembakaran hutan demi mempertahankan lahan yang telah mereka miliki secara turun temurun.
4.      pencemaran lingkungan
Pencemaran lingkungan adalah masuknya limbah hasil kegiatan manusia kedalam suatu wilayah tertentu, sehingga kualitas lingkungan wilayah tersebut menjadi berubah dan tidak sesuai lagi dengan peruntukannya. Pencemaran lingkungan terbagi menjadi:

·         Pencemaran air dapat terjadi karena pengunaa zat-zat kimia yang berlebihan, seperti pestisida dan isektisida. Pembuanagn samah sisa industry juga dapat mencemari air. Begitu pula kebocoran dan tabrakan kapal-kapal tangker di laut dapat menyebabkan tumpahnya minyak ke laut.

·         Pencemaran tanah. Banyak peristiwa yang dapat menyebabkan pencemaran tanah sehingga tanah tidak dapat digunakan untuk area pertanian , kehutanan maupun tempat tinggal. Pencemaran tanah terjadi karena pembuangan bahan-bahan yang berbahaya seperti racun, nuklir dll. Pengambilan hasil tambang yang berlebihan, pengambilan air tanah yang berlebihan, pembuangan sampah anorganik yang sulit diuraikan seperti plastik, botol dan kaleng.

·         Pencemaran udara yaitu dari pabrik-pabrik asap kendaraan dan dapur rumah tangga menyebabkan timbulnya masalah penecemaran udara yakni adanya asap dan gas yang keluar mengotori udara.


D.    Prinsipdanusahapelestarian sumber daya alam dan lingkungan

1.      PrinsipPelestarianSumberDaya Alam dan Lingkungan Hidup 

Prinsip hukum pelestarian fungsi lingkungan hidup, secara teoritis-idealistis adalah sebuah prinsip yang menghendaki upaya-upaya konkret dilapangan untuk mewujudkan eksistensi kelestarian fungsi lingkungan hidup secara terus-menerus dari ancaman pencemaran atau kerusakan dari ancaman pencemaran atau kerusakan akibat kelalaian yang dilakukan oleh pelaku usaha atau kegiatan. Idealisme yang melandasi prinsip ini pada intinya adalah proses atau cara yang tepat untuk melakuan beragam upaya untuk mempertahankan kelestarian fungsi lingkungan hidup.
Landasan penerapan prinsip hukum pelestarian fungsi lingkungan hidup tersebut merujuk pada ketentuan:
a)      Pasal 6 ayat (1) Undang Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPLH) yang menyebutkan bahwa : “setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan kerusakan fungsi lingkungan hidup”.
b)      Pasal 14 ayat (1) UUPLH menegaskan pula bahwa : “Untuk menjamin pelestarian fungsi lingkungan hidup, setiap usaha dan/atau kegiatan dilarang melanggar baku mutu dan kriteria baku kerusakan lingkungan hidup”.
c)      Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian, bahwa: “Perusahaan industri wajib melaksanakan upaya keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam serta pencegahan timbulnya kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup akibat kegiatan industri yang dilakukan”.

2.      Usaha Pelestarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
Untuk menjaga sumber daya alam dan lingkungan, kita harus mencegah kegiatan yang dapat merusak kelestariannya. Ada beberapausahauntukmenjagakelestariannya, antara lain:
a.)    Melakukankonservasi
Konservasi adalah mengurangi pemakaian sumber daya alam dan memperlakukannya berdasarkan hukum alam untuk menjaga keberadaannya dalam waktu yang panjang. Berikut adalah contoh-contoh konservasiyang ada di Indonesia: 
·         Suaka Margasatwa/SM adalah salah satu dari daerah hutan suaka alam yangtujuannya sebagai tempat perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah. Contohnya : SM. Gunung Rinjani di Lombok - NTB : 40.000 hektar.
·         Cagar Alam/CA adalah adalah hutan suaka alam yang berhubungan dengan keadaan alam yang khas termasuk alam hewani dan alam nabati yang perlu dilindungi untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. contohnya : CA. Nusakambangan Barat di Cilacap - Jawa Tengah : 928 hektar.
·         Taman Nasional/TN adalah daerah yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi. contohnya: TN. Kepulauan Seribu di Jakarta.

b.)   Kembali ke 4R
·         Reduce (pengurangan)
Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian suatu barang atau pola perilaku manusia yang dapat mengurangi produksi sampah, serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan.Contohnya adalah mengurangi penggunaan barang-barang yang tidak bisa didaur ulang, dll.
·         Reuse (penggunaan kembali)
Penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai.Contohnya adalah menggunakan kembali botol bekas yang masih layak untuk tempat minum, dll.
·         Recycle (mendaur ulang)
Mendaur ulang adalah kegiatan mengolah kembali. Pada prinsipnya, kegiatan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos, memanfaatkan barang bekas untuk dibuat kerajinan, dll.
·         Replace (penggantian)
Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alternative yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali.Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah.Contohnya adalah mengubah penggunaan kertas tisu dengan sapu tangan, dll.
c.)    Menggunakan energi alternative
Energialternatif adalah energi yang dihasilkan dari materi-matei yang sudah tidak digunakan secara luas. Ada beberapa energialternatif yang sedang dilakukan oleh individu atau pemerintah seperti berikut:
·         Tenaga Nuklir
Pendirian tenaga nuklir sangat banyak diprotes oleh masyarakat, namun sebenarnya proses reaksi nuklir terkendali bisa menjadi potensi yang besar bagi sumber energi alternatif listrik. Proses nuklir tersebut disebut reaksi fisi. Pada pembangkit listrik tenaga nuklir, panas yang dihasilkan oleh reaksi fisi digunakan untuk menguapkan air.Uap yang dihasilkan kemudian digunakan untuk menggerakkan generator yang kemudian menghasilkan listrik. Survei yang dilakukan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa sekitar 14% pasokan listrik dunia dipenuhi oleh pembangkit listrik tenaga nuklir.
·         Biomassa
Biomasa adalah bahan organik yang dihasilkan melalui proses fotosintetik, baik berupa produk maupun berupa buangan. Contoh biomassa antara lain adalah tanaman, pepohonan, rumput, ubi, limbah pertanian, limbah hutan, tinja, dan kotoran ternak. Biomassa juga sering digunakan untuk bahan pangan, pakan ternak, minyak nabati, bahan bangunan dan sebagainya, biomassa juga digunakan sebagai sumber energi atau bahan bakar.Kelebihan sumber energi alternatif merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui (renewable), sehingga dapat menyediakan sumber energi secara berkesinambungan (suistainable). Sekitar 0,5 listrik di Amerika Serikat tercatat dihasilkan dari energi biomassa.
·         Tenaga air
Tenaga air adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir.Pada dasarnya, air di seluruh permukaan Bumi ini bergerak atau mengalir.Tenaga air yang memanfaat kangerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung. Pada bagian bawah bendungan tersebut terdapa tlubang-lubang saluran air.
Padalubang-lubang itu terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air menjadi energi mekanik yang dapat menggerakan generator listrik. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut hydroelectric.Tenaga air merupakan sumber energi terbarukan sekaligus ramahlingkungan karena tidak menghasilkan limbah.

No comments

Post a Comment