Untuk
memahami lebih lengkap tentang pendapatan nasional, artikel ini akan
disempurnakan dengan konsep
pendapatan nasional, manfaat perhitungan pendapatan nasional, dan menghitung pendapatan perkapita. Semoga dapat memberi manfaat.
Pendapatan nasional adalah salah satu
indikator untuk dapat mengukur lajunya tingkat pembangunan dan
perkembangan kesejahteraan pada suatu Negara dari waktu ke waktu. Dengan
pendapatan nasional juga dapat diketahui arah, tujuan, dan struktur
perekonomian suatu Negara.
1. Metode Pendekatan Produksi (Production Approach)
- Sektor Primer
- Pertanian, Pertenakan, Kehutanan, dan
Perikanan.
- Pertambangan dan penggalian.
- Sektor Sekunder
- Industri pengolahan.
- Listrik, air, dan gas.
- Sektor Tersier
- Perdagangan, Hotel, dan Restoran.
- Pengangkutan dan telekomunikasi.
- Jasa lain-lain.
Rumus Pendekatan
Produksi adalah sebagai berikut:
Y=(P1X Q1)+(P2X
Q2)+….(PnX Qn)
Keterangan :
Y= Pendapatan
nasional
P1= harga barang
ke-1 Pn=
harga barang ke-n
Q1= jenis barang
ke-1 Qn=
jenis barang ke-n
2.
Metode
Pendekatan Pendapatan
Pendekatan Pendapatan (income a
product) adalah jenis pendekatan pendapatan nasional yang
diperoleh dengan cara menjumlahkan pendapatan dari berbagai faktor produksi
yang memberikan sumbangan terhadap proses produksi.
Yang termasuk faktor produksi adalah tenaga kerja, modal, tanah,
dan keahlian/kewirausahaan.
Masing-masing dari faktor produksi akan menghasilkan
pendapatan yang berbeda-beda, misalnya:
- tenaga
kerja dapat memperoleh gaji/upah,
- pemilik
modal akan mendapat bunga,
- pemilik
tanah dapat memperoleh sewa, dan
- keahlian
atau skill dapat memperoleh laba.
Rumus pendekatan
pendapatan adalah
Y = r + w + i + p
Keterangan :
Y = Pendapatan Nasional
r = Pendapatan dari upah, gaji, dan lainnya
w = Pendapatan bersih dari sewa
i = Pendapatan dari bunga
p = Pendapatan dari keuntungan perusahaan dan usaha perorangan
Keterangan :
Y = Pendapatan Nasional
r = Pendapatan dari upah, gaji, dan lainnya
w = Pendapatan bersih dari sewa
i = Pendapatan dari bunga
p = Pendapatan dari keuntungan perusahaan dan usaha perorangan
3.
Pendekatan
Pengeluaran
Perhitungan dengan menggunakan
pendekatan pengeluaran dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran
berbagai sektor ekonomi, yaitu rumah tangga, pemerintah, perusahaan, dan
masyarakat luar negeri suatu negara pada periode tertentu.
Sehingga diperoleh
rumus pendekatan pengeluaran :
Y = C + I + G + ( X – M )
Keterangan :
Y = Pendapatan
nasional
C = consumption ( konsumsi rumah tangga )
I = investment ( investasi )
G = government expenditure ( pengeluaran pemerintah )
X = ekspor
M = impor
C = consumption ( konsumsi rumah tangga )
I = investment ( investasi )
G = government expenditure ( pengeluaran pemerintah )
X = ekspor
M = impor


No comments
Post a Comment